Sejarah Desa Jambuwer bagian 2

Pada bagian kedua dari sejarah desa Jambuwer akan menguraikan periode tahun 1867 sampai dengan tahun 1942, yaitu pada masa jabatan bapak Lebar sampai dengan terpilihnya bapak Ranoediardjo sebagai kepala desa Jambuwer. Sekali lagi, tulisan ini masih bersifat rintisan sehingga sumbangan informasi dan data data pendukung sangat diperlukan untuk melengkapi penulisan sejarah desa kita tercinta.

Dari tahun 1867 sampai dengan tahun 1897

Pada tahun 1867, mbah Lebar menjadi kamituwo dan kurang lebih pada tahun 1880 jumlah rumah di pedukuhan Jambuwer sebanyak + 70 buah rumah dan Bapak Lebar sebagai kamituwo Dukuh Jambuwer. Pada suatu rapat di Desa Kromengan, bapak Lebar mengusulkan pada pemerintah agar pedukuhan Jambuwer dijadikan desa sendiri. Usul itu diterima, sehingga pedukuhan Jambuwer diangkat dan disyahkan menjadi desa sendiri dengan nama Desa “JAMBUWER”, berdasarkan surat keputusan atas berdirinya desa tersebut oleh Residen Pasuruan, sedang Bapak Lebar diangkat sebagai Kepala Desa Jambuwer yang pertama.

Kemudian dilakukan perbaikan – perbaikan dan perluasan tanah – tanah pertanian yang pelaksananya dikerjakan secara bergotong royong oleh penduduk.
Yang dikerjakan pada saat itu adalah ;
1. Membangun Bendungan Pehklitik.
2. Mengatur sumber Ambyakan.

Dengan diadakannya kedua pembangunan tersebut maka penduduk desa Jambuwer pada masa itu sudah dapat memperluas tanah – tanah pertanian dengan jalan membuat sawah (nyitak) tanah sawah baru.

Pada tahun 1897, Bapak Lebar meninggal dunia disebabkan kecelakaan, yaitu tertimpa kayu ketika beliau menjalankan kewajiban di kebun kopi atas perintah dari atasan yang disebut “Rawuhan Pengageng”. Jadi Bapak Lebar menjadi Kepala Desa Jambuwer kurang lebih selama 30 tahun, yaitu mulai 1867 sampai dengan tahun 1897.

Dari tahun 1897 sampai dengan tahun 1913

Mbah Demun, kepala desa Jambuwer kedua

Sesudah Bapak Lebar meninggal dunia, maka pemerintahan Desa Jambuwer dipimpin oleh kamituwo Bapak Demoen, lalu penduduk Desa Jambuwer mengadakan pemilihan Kepala Desa yang baru dan hasilnya Bapak Demoen sendiri yang terpilih menjadi Kepala Desa Jambuwer.

Mengingat penduduk makin bertambah, maka usaha Bapak Demoen terutama ditujukan perluasan daerah, yaitu mengajukan permohonan (Rekes) kepada pemerintah untuk membuka hutan di Sumberdjo tempat itu sekarang menjadi dukuh Rekesan Sumberdjo.

Karena sudah tua (usia lanjut), Bapak Demoen diberhentikan dengan hormat dan digantikan oleh Bapak Asmorejo (EX Polisi PP) Kecamatan Kepanjen, yang waktu itu disebut Oepas Keonderan. Bapak Demoen menjadi Kepala Desa Jambuwer selama 16 tahun, yaitu mulai tahun 1897 sampai dengan tahun 1913. Bapak Asmorejo menjadi Kepala Desa hanya dua tahun, mulai dengan tahun 1913 sampai dengan tahun 1915 kemudian digantikan oleh Bapak Cokroredjo.

Dari tahun 1915 sampai dengan tahun 1941

Mbah Cokroredjo, kepala desa Jambuwer ke 4

Pada tahun 1915, Bapak Cokroredjo menjadi Kepala Desa Jambuwer. Usaha – usaha pembangunannya antara lain ;

  1. Membangun Dam Leksho.
  2. Membangun Dam Mas (Dawuhan Mas).
  3. Membangun Dam Slamet.
  4. Membangun Dam Sumbergelang.

Kemudian karena terganggu kesehatannya, Bapak Cokroredjo berhenti dari jabatan kepala desa Jambuwer dengan permohonan sendiri. Beliau menjabat selama 26 tahun. Untuk menentukan kepala desa Jambuwer dilakukan pemilihan kepala desa untuk pertama kalinya.

Pada pemilihan kepala desa tahun ini, 1942, Bapak Ranoedihardjo dari dusun Krajan terpilih sebagai kepala desa yang ke-5.

mbah demoen bersama istri, mbah cokro
Mbah Demun (tengah, duduk) bersama istri, mbah Cokroredjo (berdiri)

Sejarah desa Jambuwer bagian 3

Sejarah desa Jambuwer bagian 1

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. setiyo budi says:

    Mohon sumbangan pemikiran dan saran dari saudara – saudara warga jambuwer di mana saja untuk melengkapi tulisan sejarah desa kita. Terimakasih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s