Gugur Gunung, Gera’an : tradisi membangun ala Jambuwer

Gugur gunung masyarakat Jambuwer, pelebaran jalan tembus kuburan [11/11/2012]
Bagi sebagian masyarakat, tenaga, waktu dan sedikit pikiran mungkin sesuatu yang mahal, kadang sulit diberikan secara cuma – cuma, tapi itu tidak terjadi di Jambuwer. Di Jambuwer dengan kultur masyarakat khas pedesaan, mengeluarkan tenaga, waktu dan pikiran secara sukarela apalagi untuk kepentingan umum merupakan sesuatu yang biasa, khas dan bukan pekerjaan yang berat. Jika warga ada yang enggan melakukan itu bisa dianggap dan di-cap sebagai warga yang tidak baik. Itu juga yang dilakukan pada kegiatan gugur gunung atau kadang disebut gera’an.

Gera’an atau gugur gunung, bukan seperti yang dipahami dalam bahasa indonesia : gerakan, tetapi istilah yang diberikan penduduk desa untuk menyebut suatu kegiatan bersama untuk melakukan pembangunan desa atau perbaikan sarana – sarana umum, membuka jalan baru, membersihkan sungai atau saluran air dan kegiatan untuk kepentingan umum lainnya. Agak sulit memang menelusuri asal muasal istilah – istilah yang digunakan penduduk, namun hal itu biasanya tidak terlalu menjadi halangan bagi kami untuk melakukannya. Kata gugur gunung mungkin berawal ketika penduduk melakukan kegiatan bersaman – sama untuk membuka lahan atau jalan yang biasanya dilakukan dipegunungan (desa identik dengan gunung). Sehingga istilah ini kemudian melekat kuat di masyarakat Jambuwer atau desa – desa jawa pada umumnya.

Tradisi gugur gunung atau gera’an dapat menjadi model yang baik untuk pembangunan khususnya bagi wilayah pedesaan. Tentu ada banyak model pembangunan yang berkembang dipedesaan atau di Indonesia pada umumnya, dan gera’an ini adalah contoh model yang sederhana namun efektif. Yang dibutuhkan hanyalah transparansi dan komitmen para pemimpin wilayah (RT s.d Kepala desa) kepada warganya. Artinya jika para pemimpin itu memberi contoh dan jujur akan tujuan kegiatan yang dilakukan, maka kegiatan gera’an akan sukses dilakasanakan.

Pekerjaan atau pembangunan yang dilakukan secara gera’an biasanya sesuatu yang sifatnya insidental atau tidak terduga, namun dimungkinkan melakukan gera’an secara berkala untuk lebih meningkatkan pembangunan yang ada di desa. Ketika terjadi bencana kecil atau membuka jalan baru, disitulah gugur gunung dilakukan. Akan tetapi dengan sedikit usaha dan komitmen, aktifitas gera’an dapat dilakukan secara rutin dan terjadwal. Jika hal ini dilakukan, mungkin akan banyak masalah – masalah pembangunan desa yang dapat diselesaikan, misalnya : penanaman hutan kembali, saluran air, kebersihan jalan – lingkungan dan sejenisnya.

Gugur gunung di jambuwer

Kegiatan gugur gunung juga dapat menyatukan para warga yang mungkin tidak pernah bertemu satu sama lain karena kesibukan keseharian. Kegiatan ini umumnya dilakukan dihari libur, tanggal merah atau minggu, dimana penduduk yang terikat dengan kedinasan juga dapat mengikutinya, sehingga hal ini dapat menjadi sarana yang bagus untuk mempererat tali silaturahmi diantara warga. Kegiatan yang tidak terlalu berat sangat memungkinkan penduduk untuk bercengkrama, berinteraksi satu sama lain disela – sela pekerjaan.

Gera’an perkerasan jalan di dusun cakru’an klopokuning (2017)

Rasa seperti inilah yang ‘mahal’, yang hanya bisa diperoleh ketika kita melakukan aktivitas untuk kepentingan bersama. Secara personal kadang tidak ada hasil finansial yang didapatkan ketika seseorang mengikuti gera’an, namun kita orang desa terbisa memikirkan anak-putu, generasi yang akan datang. Jalan, jembatan, apapun yang kita bangun sekarang mungkin tidak kita rasakan sekarang tetapi hal itu bukan penghalang untuk membangun, dan membangun. Semoga tradisi ini tetap terjaga sampai kapanpun. Tradisi yang menjadi salah satu bukti bahwa materi (uang) bukan perhatian utama bagi masyarakat desa.

Advertisements

2 Comments Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s