Sejarah Desa Jambuwer (bagian 4)

Tahun 2000 sampai dengan 2011

Pada tahun 2000 diadakan pemilihan kepala desa Jambuwer yang diikuti dua calon yaitu bapak Sareh Suseno dan bapak Baru Santoso. Bapak Sareh Suseno akhirnya terpilih dan diangkat menjadi Kepala Desa Jambuwer yang baru untuk periode jabatan 2000 s.d. 2011.
Masa jabatan bapak Sareh Suseno adalah 10 tahun atau sama dengan 2 periode.

Bapak Sareh Suseno, kepala desa Jambuwer ke 7

Selama 10 tahun masa jabatannya telah banyak pembangunan – pembangunan yang dilakukan. Seiring dengan banyaknya perubahan yang terjadi di-Indonesia, maka pemerintah desa pun tidak lepas dari keharusan mengikuti perubahan – perubahan itu.

Bersama dengan warga desa, panitia dan staf desa, bapak Sareh Suseno melakukan pemugaran balai desa Jambuwer. Balai desa lama yang dibangun pada tahun 60an mulai mengalami kerusakan diberbagai tempat, sehingga perlu diadakan renovasi ulang. Sebenarnya bantuk bangunan masih mempertahankan model yang lama yaitu model aula bukan pondopo. Hal ini diasumsikan agar balai desa tersebut dapat digunakan juga untuk acara – acara yang formal. Pembangunan mulai dilaksanakan pada tahun 2009.

Pada masa jabatan bapak Sareh ini pula dilakukan pemekaran wilayah terhadap dusun Krajan. Dusun krajan dimekarkan menjadi dua dusun yaitu dusun krajan (rw 1 s.d. 3) dan dusun Glagaharum (rw 4 s.d. 6). Pemekaran ini semata – mata hanya untuk keperluan administratif, artinya bukan untuk memecah warga krajan dan glagaharum. Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk pada kedua wilayah tersebut maka pemekaran wilayah diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terhadap warga. Bapak Winardi dipercaya menjadi kepala dusun Krajan, sedangkan dusun Glagaharum dipimpin bapak Suparno.

Tahun 2011 sampai dengan 2017

Pada tahun 2011, dilakukan pemilihan kepala desa dengan ketua pelaksana bapak Ngateman, yang dibentuk oleh BPD yang diketuai bapak Sugianto. Pemilihan kepala desa tahun ini merupakan pemilihan kepala desa dengan jumlah peserta terbanyak, ada 5 calon yang ikut berkompetisi. Kelima calon tersebut adalah (sesuai nomor urut hasil pengundian): 1. Gita; 2. Sukirno; 3. Tuwuhadi; 4. Ngajiono Endro Susanto; 5. Purwanto. Ini menjadi salah satu indikator bahwa kehidupan demokrasi di Jambuwer sudah mulai meningkat. Proses regenerasi kepemimpinan dapat dikatakan mulai berjalan dengan baik.

Dalam pemilihan kepala desa yang dilaksanakan pada hari Rabu pahing, tanggal 21 September 2011 Bapak Tuwuhadi terpilih sebagai kepala desa periode 2011 – 2017. Bapak Tuwuhadi berasal dari dusun Rekesan, beliau lahir di Malang / Jambuwer, pada 04-01-1966. Pemilihan Kepala Desa tahun ini mempunyai prosentase kehadiran cukup tinggi yaitu 76,68% dari 4.589 warga yang mempunyai hak pilih. Ada hal yang baru dan menarik dalam pilkades kali ini, yaitu adanya satgas yang dipelopori warga Jambuwer sendiri. Tujuan utama Satgas adalah mencegah terjadinya kecurangan – kecurangan terutama yang dilakukan orang tidak bertanggunjawab dari luar desa Jambuwer, khususnya praktek politik uang.

Bapak Tuwuhadi, kepala desa Jambuwer ke 8

Pada periode ini terjadi kembali pemekaran wilayah. Kali ini wilayah yang dimekarkan adalah dusun rekesan yaitu menjadi dua dusun, yang pertama tetap menggunakan nama Rekesan sedangkan dusun baru diberi nama Cakrua’an Klopokuning. Terpilih sebagai kepala dusun cakru’an klopokuning bapak Abdi Sutopo dan kepala dusun rekesan bapak Laseri. Cara pengangkatan kepala dusun tidak dilakukan melalui pemilihan, tapi menggunakan tes dan wawancara, atau diistilahkan penjaringan dan penyaringan.
Pada tahun 2012 terjadi pergantian kepala dusun Glagaharum bapak Suparno karena masa jabatan telah berakhir. Pada tahap penjaringan dan penyaringan kepala dusun glagaharum yang dilakukan panitia, terpilih bapak Rusemin sebagai kepala dusun Glagaharum untuk periode 2012 – 2017.

Bapak Tuwuhadi juga membuat beberapa jalan baru maupun pelebaran jalan yang menghubungkan antar wilayah desa Jambuwer. Yang pertama adalah jalan yang menghubungkan sawah kidul dengan jalan di tanggulasi. Kedua jalan antara sawah diutara Cakru’an melewati makam desa. Ketiga, jalan baru yang menghubungkan glagaharum dengan daerah etan kali. Jalan ini melewati sungai dari sumber air ambya’an sehingga juga dibangun jembatan yang menghubungkan jalan tersebut.

Jowaran sebagai pintu gerbang desa Jambuwer dari sebelah selatan juga banyak mengalami perubahan di jaman bapak Tuwuhadi. Pada tahun antara 2015 s.d. 2017 banyak dibangun talut penyangga jalan maupun untuk memperlancar aliran air yang mengalir sepanjan jalan  jowaran.

Tahun 2017 s.d. sekarang ….

Tahun 2017, dilaksanakan lagi pemilihan kepala desa Jambuwer untuk masa jabatan 2017 sampai dengan 2023. Tahun ini, khususnya untuk kabupaten Malang, pilkades dilaksanakan secara serentak dengan 57 desa lainnya sekabupaten Malang. Di kecamatan Kromengan sendiri, pemilihan kepala desa Jambuwer bersama dengan tiga desa lainnya yaitu Kromengan, Ngadirejo dan Karangrejo.

Pada pemilihan tahun ini, patahana bapak Tuwuhadi kembali mencalonkan diri sebagai calon. Karena tidak ada calon lain yang mencalonkan diri, maka istri beliau, ibu Suratmi, diajukan sebagai calon. Hal ini karena perundang undangan untuk pemilihan kepala desa tidak memperbolehkan calon tunggal.

Sehubungan dengan belum berakirnya masa jabatan bapak Tuwuhadi sebagai kepala desa dan beliau mengajukan diri sebagai bakal calon maka untuk memenuhi persyratan beliau harus mengajukan cuti sebagai kepala desa. Dengan cutinya bapak Tuwuhadi sebagai kepala desa Jambuwer maka ditunjuk sebagai pejabat sementara Pjs. kepala desa adalah bapak Sariyan, sekretaris Jambuwer.

sekretaris desa Jambuwer, bapak Sariyan, plt. kepala desa tahun 2017

Pemilihan serentak kepala desa jatuh pada hari Minggu kliwon, tanggal 30 April 2017. Partisipasi masyarakat pada pilkades ini adalah 71,39% dari 4632 warga yang terdaftar sebagai pemilih. Setelah pemilihan ditutup pukul 13.00 dan dilakukan  penghitungan suara maka diperoleh suara untuk bapak Tuwuhadi sebanyak 2893 suara dan 380 untuk ibu Suratmi. Dengan demikian bapak Tuwuhadi kembali dipercaya untuk memimpin desa Jambuwer sampai dengan tahun 2023.

Link terkait sejarah Jambuwer:

  1. Sejarah desa jambuwer bagian 3
  2. Sejarah desa jambuwer bagian 2
  3. Sejarah desa Jambuwer bagian 1

 

Advertisements

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s