Selayang pandang Jambuwer

Desa Jambuwer secara geografis berada di lereng selatan Gunung Kawi, terletak pada ketinggian 433 meter diatas permukaan air laut dengan suhu udara berkisar antara 25-35 derajat celcius. Sedangkan secara administratif merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang dengan luas wilayah 656,577 ha, terbagi menjadi :
5 Dusun, antara lain :

  1. Dusun Krajan
  2. Glagaharum
  3. Bulupogog
  4. Cakru’an Klopo Kuning
  5. Rekesan
  • 12 Rukun Warga (RW)
  • 44 Rukun Tetangga (RT)

Batas-batas wilayah Desa Jambuwer :

  • Sebelah utara : Desa Sumberdem Kec. Wonosari
  • Sebelah timur : Desa Peniwen Kecamatan Kromengan
  • Sebelah selatan : Bendungan lahor Kecamatan Sumberpucung
  • Sebelah barat : Desa Sidomulyo Kecamatan Selorejo, Kab. Blitar

Pemanfaatan lahan di Desa Jambuwer:
Pemukiman : 88,27 ha
Pertanian sawah : 142,11 ha
Ladang/tegalan : 185,38 ha
Perkebunan : 172,28 ha
Hutan Rakyat : 3,10 ha
Bangunan : 23,23 ha
Lapangan olah raga : 0,90 ha
Perikanan air tawar : 3,15 ha
Lain-lain : 24,29 ha

Desa Jambuwer mempunyai jumlah Kepala Keluarga sebanyak 1.985 KK (2012) dan jumlah penduduk sebanyak 5.815 jiwa yang terbagi :
Laki-laki : 2.869 jiwa
Perempuan : 2.956 jiwa

Desa Jambuwer secara geografis merupakan daerah dengan dataran tinggi, dimana tanaman perkebunan dan buah-buahan sangat baik untuk dikembangkan. Tanaman pangan (padi sawah maupun polowijo) cukup banyak diusahakan, karena struktur tanah yang subur serta sumber air banyak didapat, jenis tanaman lain juga cukup banyak diusahakan.

Tulisan dari : Chiara Anindya

http://desa-jambuwer.malangkab.go.id/news/detail/2810/kajian-adaptasi-perubahan-iklim-di-kabupaten-malang.html

Jambuwer merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Berada pada ketinggian 433 mdpl, desa ini tidak jauh dari Gunung Kawi. Dengan suhu rata-rata 20 – 25 derajat celcius, sektor agro menjadi potensi unggulan desa ini. Tanah abu-abu bertekstur lempung merupakan jenis tanah yang paling umum ditemui di Desa Jambuwer. Kontur wilayah Desa Jambuwer termasuk berbukit-bukit.

Desa Jambuwer memiliki komoditas pertanian padi, jagung, ubi jalar, cabai, kacang tanah, dan kacang panjang, dengan padi dan jagung sebagai komoditas utama. Tanaman buah-buahan juga cukup banyak ditemui, seperti salak pondoh, pisang, rambutan, durian, langsep, alpukat, jambu air, sawo, dan belimbing. Ada pun komoditas perkebunan Desa Jambuwer melingkupi kelapa, kopi, cengkeh, kakao, tebu, dan tembakau.

Salah satu keunikan Desa Jambuwer yang tidak ditemukan di desa lain adalah besarnya potensi perikanan di desa yang termasuk desa perbukitan ini, khususnya di dusun Rekesan. Data triwulan pertama tahun 2015 mencatat bahwa terdapat 115 karamba ikan di desa, dengan ikan mujaer dan nila sebagai komoditas utamanya. Setiap tahunnya, Desa Jambuwer menghasilkan sekitar 767,7 ton ikan — menjadikannya pusat perikanan di Kecamatan Kromengan.

Mayoritas penduduk Desa Jambuwer memiliki mata pencaharian di sektor pertanian, baik sebagai petani, buruh tani, mau pun peternak. Secara demografis, jumlah perempuan dan laki-laki Desa Jambuwer seimbang, dengan 2.860 pria dan 2.956 wanita (berdasarkan data triwulan pertama tahun 2015).
Sarana prasarana pendidikan di Desa Jambuwer adalah sebagai berikut: terdapat 1 playgroup, 5 taman kanak-kanak, 4 sekolah dasar, dan 1 sekolah menengah pertama (SMP PGRI Kromengan 04) di desa, yang tersebar di kelima dusun. Dari segi sarana-prasarana kesehatan, terdapat 1 buah puskesmas pembantu, 10 buah posyandu, 1 rumah bersalin, serta 1 balai kesehatan ibu dan anak di dalam desa. Semua kegiatan kesehatan desa dikelola langsung oleh bidan dan perawat desa.

Desa Jambuwer terletak sekitar 7 kilometer dari pusat kecamatan, atau sekitar 15 menit bila ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor. Sedangkan, jarak dari desa ke pusat kota sendiri sekitar 49 kilometer, dan dapat ditempuh selama satu jam dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Penyebrangan rekesan – karangkates

Hijaunya Desaku

https://jambuwerku.wordpress.com/2012/07/07/hijaunya-desaku/

Beginilah kondisi alam di desaku yang sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah bertani. Saat ini sebagian pemuda dan pemudi telah banyak merantau keluar daerah bahkan sampai ada yang keluar negeri. Bertahun-tahun mereka mengais rejeki di negeri orang, jika modal terkumpul merekapun akan kembali lagi ke desa tercinta ini. Tapi tak jarang pula mereka berangkat lagi dan entah kapan akan kembali.

Saat ini (2011), dibawah kepemimpinan kades terpilih Bpk Tuwuhadi dari Dusun Rekesan Kidul, diharapkan akan lebih memajukan desa Jambuwer. Jalan-jalan desa sekarang sudah di aspal semuanya (meski tidak semua). Dijalur utama yang menghubungkan antar dusunpun sudah dilakukan pengaspalan, meskipun bukan aspal goreng (istilah wong ndeso).

Penduduk desa Jambuwer patut bersyukur karena salah satu putra daerah sudah berhasil menjadi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Malang. Mungkin penulis tidak etis kalau menyebut nama, karena penulis yakin banyak penduduk desa Jambuwer baik yang saat ini sedang berdomisili disana maupun yang berada diluar daerah pasti mengenal. Beliau adalah teman akrab penulis sewaktu masih dibangku Sekolah Dasar. Dan sampai saat ini pun Insya Allah masih tetap baik.

Mudah-mudahan kedepan Bapak Kepala Desa dengan dibantu oleh perangkat desanya lebih berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan Jambuwer dan mudah-mudahan pula program jangka panjang dan jangka pendek yang telah disusun bisa cepat terealisasi.

Salam

lahor
Wilayah Jambuwer dusun Rekesan dilihat dari Dam Lahor Karangkas Malang

Tulisan dari : https://ingraya.wordpress.com/2011/09/25/pilkades-jambuwer-periode-2011-2017
Jambuwer merupakan desa tempat aq di lahirkan n hanya 2 tahun aq menetap disana. Lho… ko’ cuma 2 tahun…?!?!?! Yeah… aq memang lahir di Desa Jambuwer tepatnya Dusun Rekesan, tapi kata Emak sekitar umur 7 bulan aq di momong ( diasuh ) nenekku yang tinggal di Kepanjen, baru tahun 1997-1999 aq kembali ke pelukan kedua orang tuaku setelah nenekku meninggal hiiikkksss…. tapi tetep semangat lanjuuuttt…..

Jambuwer sebuah desa kecil yang terletak di kaki Gunung Kawi n masuk dalam wilayah Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang. Berbatasan langsung dengan Desa Sidorejo Kabupaten Blitar di sebelah Barat, Desa Peniwen di sebelah Timur, Desa Sumberdem di sebelah Utara, dan Dusun Rekesan sebagai titik akhir berbatasan dengan bendungan Lahor Karangkates di sebelah Selatan. Desa yang sejak tahun 1999 aq tinggal hijrah ke Surabaya untuk melanjutkan pendidikan n bekerja ini terdiri dari beberapa dusun yaitu Glagah Arum, Bulupogok, Krajan n Rekesan. Untuk dusun Rekesan terbagi menjadi 2, Rekesan Lor n Rekesan Kidul. Di Dusun Rekesan Kidul inilah kedua orang tua, saudara n para sahabat tinggal dan menetap.

Khusus untuk Dusun Rekesan Kidul merupakan keunikan tersendiri bagi desa Jambuwer, karena letaknya yang diapit dua lautan ( kakakakakaka lautan jare…. ) atau lebih tepatnya dikelilingi air dari bendungan Lahor dan banyak orang menyebutnya “Pulau Rekesan”.

Karena lokasinya yang ada di kaki gunung, akses untuk masuk ke Desa Jambuwer adalah jalan desa yang berkelok2 naik turun perbukitan dan banyak pemandangan yang masih alami dengan udara yang sejuk bebas polusi. Warga Desa Jambuwer sebagian besar menjadi petani dan tidak sedikit pemuda pemudinya yang merantau keluar kota maupun luar negeri termasuk aq yang tinggal di Surabaya bersama anak n istriku. Desa yang sangat memegang teguh adat istiadat yang sampai saat ini masih melekat ditengah2 masyarakat ini mempunyai penduduk sekitar 4000an. Kehidupan warga jambuwer penuh dengan sifat gotong royong n slalu welcome bagi siapa saja yang ingin tinggal dan menetap.

Pada Rabu Pahing 21 September 2011 Jambuwer mempunyai hajatan besar, sebuah hari bersejarah untuk perkembangan desa Jambuwer di masa yang akan datang. Pemilihan Kepala Desa Jambuwer periode 2011-2017 adalah hajatan besar itu. Dalam pilkades kali ini diikuti 5 calon, diantara 5 calon itu terdapat nama kakak sepupuku yang juga dari Dusun Rekesan Kidul. Kebetulan juga aq adalah tim sukses tidak resminya hehehehe. . . .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s