mBah Lebar

Mbah Lebar tercatat sebagai kepala desa pertama Jambuwer sejak tahun 1867 sampai dengan 1897 setelah beliau pada suatu rapat di desa Kromengan mengusulkan agar pedukuhan Jambuwer dijadikan desa tersendiri. Pada waktu itu status wilayah yang diberi nama Jambuwer masih merupakan pedukuhan dengan jumlah keluarga kurang lebih 70 keluarga.¬†Usul itu diterima, sehingga pedukuhan Jambuwer disahkan menjadi…

mBah Demoen

Mbah Demoen (tengah), bersama istri mbah Damarini dan putranya mbah Cokroredjo (kanan) Mbah demoen termasuk dalam enam orang pertama yang datang dan membuka hutan yang kini disebut Jambuwer, sekitar tahun 1857. Mbah Demoen bersama mbah Giso, mbah Senen, mbah Goneng, mbah Koilah dan mbah Prodjo membuka hutan belantara (babat alas) yang lebat tersebut guna dijadikan tanah pertanian, lalu mereka tinggal (ndarung)…